Pemeriksa DMARC menemukan record TXT yang disajikan DNS Anda di _dmarc.yourdomain dan membacanya seperti server email penerima. Hasilnya tidak selalu sama dengan record DMARC yang Anda kira telah dipublikasikan โ panel dapat memecah nilai panjang, dan banyak record keliru ditempatkan di domain root.
Pemeriksa record DMARC gratis mengurai v, p, sp, pct, rua, ruf, aspf, dan adkim, lalu melaporkan tindakan nyata penerima terhadap email yang gagal. Alat ini adalah pemeriksa sekaligus validator record DMARC, bukan sekadar lookup TXT mentah.
Jalankan pemeriksa DMARC setelah setiap publikasi dan perubahan kebijakan. DMARC gagal tanpa peringatan: tidak ada yang memberi tahu bahwa record berhenti dapat diurai hingga email spoofing masuk ke kotak masuk beberapa minggu kemudian.
p= (Kebijakan)
Kebijakan. Tindakan efektif yang dilaporkan pemeriksa DMARC untuk email gagal: none, quarantine, atau reject.
sp= (Kebijakan Subdomain)
Kebijakan subdomain. Tanpanya, subdomain mewarisi p; pemeriksa DMARC melaporkan nilai warisan tersebut secara eksplisit.
pct= (Persentase)
Porsi email gagal yang dikenai kebijakan. Pemeriksa DMARC membaca pct=25 sebagai peluncuran sebagian, bukan penuh.
rua= (Laporan Agregat)
Alamat laporan agregat. Pemeriksa DMARC menandai record p=none tanpa rua sebagai pemantauan yang tidak menghasilkan laporan apa pun.
ruf= (Laporan Forensik)
Alamat laporan forensik. Opsional dan makin sering diabaikan penerima, sehingga pemeriksa DMARC memperlakukannya sebagai informasi.
adkim= (Alignment DKIM)
Mode alignment DKIM. Mode strict mengganggu penandatanganan subdomain, dan pemeriksa DMARC akan menunjukkannya.
aspf= (Alignment SPF)
Mode alignment SPF, relaxed atau strict. Pemeriksa DMARC melaporkan mode yang berlaku.
fo= (Opsi Kegagalan)
Opsi pelaporan forensik. Jarang bersifat krusial, tetapi pemeriksa DMARC tetap mengurainya demi kelengkapan.